Metro, Indoparameter.com — Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin, meresmikan soft opening gedung baru Kantor Kelurahan Iring Mulyo, Kecamatan Metro Timur, pada Jumat (20/09/2024) sore. Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wali Kota Metro, didampingi Lurah Iring Mulyo, Camat Metro Timur, Kepala Dinas PUTR Metro, serta anggota DPRD Metro.

Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, termasuk kantor kelurahan, adalah hasil dari mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Alhamdulillah, selama 3 tahun 6 bulan ini kami telah bekerja keras memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari segi pembangunan maupun layanan pemerintahan. Kami di eksekutif bersama legislatif terus berupaya agar pembangunan di Kota Metro bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujar Wahdi.
Wahdi mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman, Pemerintah Kota Metro telah berhasil membangun empat kantor kelurahan di Kota Metro.

“Alhamdulillah, selama kepemimpinan kami, sudah ada empat kelurahan yang dibangun, yaitu Kelurahan Sumbersari, Imopuro, Hadimulyo Barat, dan Ganjar Asri. Baru-baru ini, kami juga meresmikan Kelurahan Ganjar Asri yang merupakan kantor kelurahan terbesar di Kota Metro,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wahdi menekankan pentingnya kesepakatan bersama dalam menetapkan skala prioritas pembangunan agar semua kelurahan di Kota Metro mendapatkan fasilitas yang memadai.
“Kami ingin memastikan bahwa di 22 kelurahan di Kota Metro, seluruh kantor kelurahan dapat memiliki fasilitas yang layak untuk melayani masyarakat dengan baik,” tambahnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Roby Kurniawan, mengungkapkan bahwa pembangunan tahap pertama kantor Kelurahan Iring Mulyo menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar.
“Pembangunan ini memang sudah lama dinantikan oleh warga Iring Mulyo. Bahkan, setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) selama tujuh tahun terakhir, warga selalu mengusulkan rehab kantor ini. Alhamdulillah, di era kepemimpinan Pak Wahdi dan Pak Qomaru, pembangunan tahap pertama dapat terlaksana,” ujar Roby.
Ia juga berharap pembangunan tahap kedua dapat segera terealisasi pada tahun 2025, sehingga kantor kelurahan ini bisa berfungsi secara optimal.
“InsyaAllah, pada tahun 2025 mendatang, tahap kedua pembangunan akan dilanjutkan agar kantor ini bisa lebih representatif dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Tokoh masyarakat Kelurahan Iring Mulyo, I Nyoman Darmandi, SE, menyampaikan rasa terima kasih atas terealisasinya pembangunan kantor kelurahan yang sudah lama dinantikan.
“Setiap tahun, dalam berbagai forum Musrenbang, kami selalu mengusulkan rehab kantor kelurahan ini karena kondisinya sudah tidak layak. Atap bocor, lantai goyang, dan suasana kerja yang kurang nyaman. Kini, alhamdulillah sudah mencapai 85% pembangunan dan terlihat megah,” katanya.
I Nyoman juga mengakui bahwa keterlambatan pembangunan ini disebabkan oleh pandemi Covid-19, di mana anggaran daerah lebih diprioritaskan untuk penanganan kesehatan masyarakat.
“Kami sangat memahami bahwa pada awal kepemimpinan Pak Wahdi, Kota Metro langsung dihantam pandemi Covid-19. Tentu, saat itu anggaran lebih difokuskan untuk menyelamatkan nyawa masyarakat daripada pembangunan fisik. Namun, dengan kebijakan yang tepat, akhirnya pembangunan ini bisa terealisasi,” jelasnya.
Ia berharap pembangunan tahap kedua dapat segera dilanjutkan pada tahun 2025 agar kantor kelurahan ini dapat berfungsi secara maksimal.
“Mudah-mudahan pembangunan tahap kedua bisa segera terealisasi tahun depan, sehingga kantor ini bisa sepenuhnya melayani masyarakat dengan baik,” tutupnya.
Soft opening kantor Kelurahan Iring Mulyo ini menandai langkah maju dalam upaya Pemerintah Kota Metro meningkatkan kualitas layanan publik bagi masyarakat setempat. (abs)









