LAPAS METRO, Indoparameter.com – Suasana haru bercampur kehangatan dan keceriaan menyelimuti acara pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro yang berlangsung pada Selasa (11/2/2025). Acara ini menjadi momen bersejarah dalam perjalanan Lapas Metro dengan bergantinya kepemimpinan dari Kalapas sebelumnya, Gumilar Budirahayu, kepada Tunggul Buono.
Acara yang digelar dengan penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Agus Wahono, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung, serta jajaran pegawai Lapas Metro, perwakilan instansi terkait, dan tamu undangan lainnya.
Perpisahan Gumilar Budirahayu: Ucapan Terima Kasih dan Kenangan Manis
Dalam suasana yang penuh keakraban, Gumilar Budirahayu menyampaikan sambutan perpisahannya dengan penuh rasa syukur dan apresiasi terhadap seluruh pegawai serta pihak-pihak yang telah bekerja sama dengannya selama masa kepemimpinannya.
“Dua minggu yang lalu, Surat Keputusan dari Kementerian turun, dan Alhamdulillah, takdir saya ada di dalamnya. Masa tugas saya di Lapas Metro mungkin tergolong singkat, hanya sekitar lima bulan tujuh hari. Namun, dalam waktu yang relatif singkat ini, saya merasakan kebersamaan yang luar biasa serta loyalitas tinggi dari seluruh pegawai. Terima kasih atas dedikasi yang tak ternilai harganya. Saya juga mengapresiasi peran media dalam membantu mengawal program-program yang telah kami jalankan di Lapas Metro,” ujar Gumilar dengan nada penuh haru.
Tak hanya mengungkapkan rasa terima kasih, Gumilar juga menyampaikan pesan mendalam yang sarat akan nilai kebajikan kepada seluruh hadirin.
“Jika kita tidak bisa berbuat baik, setidaknya jangan berbuat onar. Jika kita tidak mampu melakukan sesuatu yang besar, maka lakukanlah kebaikan-kebaikan kecil, karena dari hal kecil itu bisa lahir dampak besar. Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf jika selama bertugas di sini, saya pernah bersikap tegas, cerewet, atau menegur dengan keras. Itu semua semata-mata demi kebaikan kita bersama,” tuturnya dengan penuh ketulusan.
Sambutan emosional ini membuat banyak pegawai terharu, beberapa di antaranya tampak meneteskan air mata saat mengenang kebersamaan dengan Kalapas yang lama.
Perkenalan Kalapas Baru: Semangat Baru, Harapan Baru
Setelah prosesi perpisahan, acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan Kepala Lapas yang baru, Tunggul Buono. Pria asal Kediri ini sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Kelas IIA Kuningan, dan kini diberikan amanah untuk melanjutkan kepemimpinan di Lapas Metro. Dalam pidato perdananya, ia menyampaikan komitmen serta harapan untuk membawa Lapas Metro ke arah yang lebih baik.
“Saya mohon izin bergabung dan berharap dapat diterima dengan baik sebagai bagian dari keluarga besar Lapas Metro. Saya menyadari bahwa tugas ini tidak bisa saya jalankan sendiri. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan dukungan penuh serta kerja sama dari seluruh jajaran pegawai. Dengan semangat kebersamaan, kita akan berupaya menjalankan berbagai program yang telah dicanangkan oleh Presiden dalam Asta Cita, serta melanjutkan 13 Program Akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto,” ujar Tunggul dengan penuh optimisme.
Dukungan dan Harapan dari Jajaran Ditjenpas Lampung
Sambutan hangat juga datang dari Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Agus Wahono, yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya sinergi dan dukungan penuh dari seluruh pegawai dalam mendukung kepemimpinan yang baru.
“Kepemimpinan di Lapas tidak bisa berjalan sendiri. Seorang Kalapas membutuhkan dukungan dari seluruh jajaran agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Seperti halnya ketika kita mendukung Pak Gumilar dalam berbagai program yang telah berjalan, maka sekarang kita juga harus memberikan dukungan yang sama kepada Pak Tunggul,” ungkap Agus.
Ia juga menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi momen penting untuk merefleksikan pencapaian yang telah diraih dan menyusun strategi ke depan agar Lapas Metro terus berkembang serta semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
Momen Haru dan Penuh Keceriaan
Acara pisah sambut ini tidak hanya dipenuhi dengan sambutan dan ungkapan terima kasih, tetapi juga diwarnai dengan canda tawa serta momen haru yang menyentuh hati. Beberapa pegawai tampak terbawa emosi saat mengingat kebersamaan dengan Kalapas lama, sementara di sisi lain, gelak tawa juga mewarnai ruangan saat para pegawai dan tamu undangan berbagi pengalaman unik serta kenangan selama bekerja bersama.
Sebagai simbol perpisahan sekaligus penyambutan pemimpin baru, acara ditutup dengan sesi penyerahan cinderamata kepada Gumilar Budirahayu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja kerasnya selama menjabat sebagai Kalapas Metro. Tak lupa, dilakukan pula sesi foto bersama, yang menjadi momen berharga untuk mengenang kebersamaan dan memulai lembaran baru di bawah kepemimpinan Tunggul Buono.
Dengan semangat dan harapan baru, diharapkan Lapas Metro dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas layanan, serta semakin berkontribusi dalam pembinaan warga binaan pemasyarakatan. Dukungan dan kerja sama yang erat antara pimpinan dan seluruh jajaran pegawai menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi dan misi yang telah dicanangkan.
(HUMAS LAPAS METRO)









