Jakarta, Indoparameter.com – Momen bersejarah terjadi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025), ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik 481 kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia. Pelantikan ini menjadi simbol awal perjalanan baru bagi para pemimpin daerah yang telah memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Wali Kota Metro Resmi Menjabat
Di antara kepala daerah yang dilantik, perhatian tertuju pada Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, dan Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana. Mereka kini resmi mengemban amanah untuk memimpin Kota Metro dalam lima tahun ke depan.

Prosesi Pelantikan yang Penuh Khidmat
Sebelum pelantikan, para kepala daerah mengikuti kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Kepresidenan sejak pukul 07.00 WIB. Upacara pelantikan dimulai pukul 10.00 WIB dengan pembacaan Keputusan Presiden untuk gubernur dan wakil gubernur, serta Keputusan Menteri Dalam Negeri untuk wali kota dan bupati beserta wakilnya.
Setelah mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, prosesi berlanjut dengan penandatanganan berita acara, pemasangan tanda pangkat jabatan, serta penyematan tanda jabatan sebagai bentuk pengesahan resmi tugas mereka.

Kebijakan Pelantikan Serentak
Pelantikan ini berlandaskan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025, yang mengatur pelantikan serentak kepala daerah di ibu kota negara. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan efektif dan seragam di seluruh Indonesia.
Komitmen untuk Kota Metro
Usai pelantikan, Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menyampaikan komitmennya untuk bekerja maksimal demi kemajuan Kota Metro.
“Hari ini bukan hanya seremoni, tetapi awal dari tanggung jawab besar yang harus kami jalankan. Kami bertekad membawa Kota Metro menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujar Bambang dengan penuh semangat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat untuk mewujudkan visi pembangunan daerah.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi dengan semua elemen masyarakat agar perubahan positif dapat benar-benar dirasakan oleh warga Kota Metro,” katanya.
Sertijab dan Langkah Awal Kepemimpinan
Setelah pelantikan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Wahdi dan Qomaru Zaman di Hotel Novenpict, Jakarta. Acara yang berlangsung dari pukul 12.00 hingga 14.00 WIB ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, serta sejumlah pejabat Pemkot Metro lainnya.
Pasca Sertijab, Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso dijadwalkan mengikuti program Retret di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, selama 8 hari, mulai 21 hingga 28 Februari 2025. Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, akan langsung kembali ke Kota Metro untuk mulai menjalankan tugas kepemimpinannya.
Pelantikan ini menandai awal baru bagi Kota Metro, dengan harapan kepemimpinan yang baru mampu membawa perubahan signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (adv)









