Bandar Lampung – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Gedong Meneng di Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan eksistensinya.
Pada tahun ajaran baru 2025/2026, sekolah ini hanya mendapatkan lima siswa baru. Meski begitu, semangat masyarakat setempat untuk mempertahankannya tak kunjung surut.
Fenomena ini bukan tanpa sebab. Menyusutnya jumlah penduduk asli di sekitar Kelurahan Gedong Meneng menjadi faktor utama. Banyak rumah-rumah warga kini beralih fungsi menjadi indekos mahasiswa atau ditempati oleh pendatang. Anak-anak usia sekolah pun semakin sedikit.
Mirisnya, sebagian warga baru justru memilih menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah swasta di sekitar Rajabasa yang dianggap lebih bergengsi atau memiliki fasilitas lebih lengkap. Akibatnya, SDN 1 Gedong Meneng perlahan kehilangan muridnya.
Meski demikian, suara masyarakat yang masih peduli terhadap keberlangsungan sekolah ini tetap nyaring terdengar. Mereka menolak wacana penggabungan SDN 1 Gedong Meneng dengan sekolah lain yang diajukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung. Bagi mereka, keberadaan sekolah ini lebih dari sekadar tempat belajar—ini adalah bagian dari sejarah dan identitas lingkungan mereka.
“Kami masih ingin sekolah ini tetap ada. Ini bukan cuma soal jumlah siswa, tapi juga tentang keberadaan fasilitas pendidikan yang dekat dengan warga,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri, menyampaikan bahwa penurunan jumlah siswa baru di SDN 1 Gedong Meneng sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Tahun ini, sekolah hanya mampu menjaring lima siswa baru.
“Kita akan duduk bersama dengan tokoh tokoh masyakat, org tua, guru untuk mencari solusi terbaik untuk kebaikan kedepan nya,”tambahnya.
“Ini disebabkan makin berkurangnya anak usia sekolah di wilayah tersebut. Kami sudah coba sosialisasi dan mengajak warga untuk mempertimbangkan penggabungan, tapi mereka tetap ingin mempertahankan sekolah,” katanya.
SDN 1 Gedong Meneng bukan hanya simbol pendidikan, tapi juga simbol perjuangan warga untuk mempertahankan warisan dan hak atas pendidikan di tempat sendiri.(Abs)









