INDOPARAMETER – METRO, Anggota Komisi I DPRD Kota Metro, Deswan, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memprioritaskan usulan masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di Kelurahan Ganjaragung. Salah satu usulan yang disampaikan adalah rehabilitasi lapangan sepakbola yang dianggap tidak layak digunakan untuk berlatih. Usulan tersebut sudah disampaikan oleh Deswan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro agar dimasukkan dalam prioritas perencanaan pembangunan di tahun anggaran 2026 mendatang.
Deswan menyampaikan bahwa dirinya berkomitmen untuk mengawal segala aspirasi rakyat, terutama yang tertuang dalam musrenbang, sehingga dapat direalisasikan dalam pembangunan daerah. “Ini musrenbang yang ke lima, perencanaan pembangunan untuk Tahun Anggaran 2026. Saya juga sudah sampaikan tadi kepada Bappeda, supaya usulan rehabilitasi lapangan sepakbola itu dijadikan prioritas,” kata Deswan setelah menghadiri musrenbang tingkat kelurahan di Ganjaragung, Metro Barat, Rabu (22/1/2025).
Politisi Partai Nasdem itu mengungkapkan bahwa kondisi lapangan sepakbola di Kelurahan Ganjaragung sangat tidak layak untuk berlatih. Hal ini disebabkan oleh permukaan lapangan yang becek saat hujan dan bergelombang, sehingga menghambat aktivitas latihan bagi para calon atlet sepakbola. “Lapangan sepak bola di Ganjaragung selama ini tidak bisa dioperasionalkan, karena permukaannya itu becek saat hujan dan bergelombang. Masyarakat berharap lapangan itu segera ditimbun dan diratakan,” jelas Deswan.
Deswan menambahkan bahwa meskipun lapangan sepakbola di Ganjaragung tidak layak pakai, wilayah tersebut memiliki potensi atlet sepakbola yang sangat baik. Sebagai contoh, klub sepakbola PERSEGA yang berasal dari Kelurahan Ganjaragung telah meraih prestasi, bahkan pernah menjadi juara pertama dalam kompetisi sepakbola. Namun, karena lapangan yang tidak layak, klub sepakbola tersebut terpaksa berlatih di lapangan yang berada di Lampung Tengah, tepatnya di 12 B. “Jadi, klub sepak bola di Ganjaragung ini, yaitu PERSEGA, itu sudah cukup berprestasi, bahkan pernah dapat juara 1 dan sebagainya. Tapi mereka latihan sepakbola itu di lapangan yang ada di Lampung Tengah, di 12 B,” ujar Deswan.
Deswan berharap dengan adanya rehabilitasi lapangan sepakbola yang layak, potensi para atlet sepakbola di wilayah ini dapat lebih dikembangkan. Dirinya menekankan pentingnya perhatian terhadap fasilitas olahraga yang memadai agar anak-anak muda di Ganjaragung bisa berlatih dengan nyaman dan berkembang lebih baik dalam bidang olahraga.
Selain itu, Deswan juga mendorong agar rehabilitasi kantor Kelurahan Ganjaragung menjadi prioritas dalam pembangunan tahun 2026. Hal ini disebabkan oleh posisi strategis kantor kelurahan yang terletak di gerbang Kota Metro. Menurutnya, memperbaiki penampilan dan kondisi gedung kantor kelurahan akan meningkatkan kemegahan arsitektur dan citra pembangunan daerah, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mengurus administrasi di sana. “Rehabilitasi kantor Kelurahan Ganjaragung juga harus menjadi prioritas. Letaknya yang berada di gerbang Kota Metro tentu akan menambah kemegahan jika gedungnya diperbaiki, apalagi ini menjadi tempat pertama yang dilihat orang yang datang ke Kota Metro,” kata Deswan.
Deswan berharap usulan-usulan tersebut dapat diprioritaskan oleh Pemkot Metro dalam perencanaan pembangunan tahun anggaran 2026 mendatang agar dapat memberikan dampak positif bagi warga Ganjaragung, baik dalam bidang olahraga maupun administrasi pemerintahan.








