BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kerja sama lintas sektor melalui penandatanganan berbagai kesepakatan strategis yang berlangsung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Selasa (6/1/2206) malam.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam sejumlah dokumen, mulai dari Perjanjian Kerja Sama (PKS), Nota Kesepahaman (MoU), Letter of Intent (LoI), hingga surat pernyataan kemitraan yang melibatkan perangkat daerah, BUMD, asosiasi pengusaha, serta pelaku usaha dari kedua provinsi.
Salah satu kerja sama utama adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dalam rangka penguatan pendidikan vokasi melalui penyelenggaraan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesesuaian lulusan dengan kebutuhan industri.
Selain sektor pendidikan, kerja sama juga mencakup pengembangan sektor industri dan perdagangan melalui fasilitasi yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Lampung. Langkah ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas jejaring usaha antarwilayah.
Thomas Amrico sebagai Kepala dinas pendidikan provinsi Lampung menjelaskan langkah awal kita akan bertukar program yg baik antar kedua daerah Salah satunya adalaah pengembangan vokasi dan peningkatan kompetensi guru.
“Tahun ajaran baru Insyaallah akan kita rencanakan bertukar program dengan Pemprov Jawa Tengah, ini Kita lagi merangcang formula yg terbaiknya seperti apa,”tutupnya.








