INDOPARAMETER – Metro, Madrasah Aliyah (MA) Darul A’mal Kota Metro melakukan studi tiru ke Pondok Pesantren Pendawa, Bogor, Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, ratusan siswa diedukasi terkait teknis melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Ketua Yayasan Darul A’mal Lampung, Sidiq Khusnan menyebut, kegiatan itu diinisiasi guna memotivasi siswa agar semangat menimba ilmu, hingga ke jenjang pendidikan selanjutnya.
“Siswa-siswi MA Darul A’mal harus yakin dan terus belajar yang tekun, tidak ada sesuatu yang sia-sia. Program beasiswa di perguruan tinggi terbaik di Indonesia, itu bukan hal yang baru bagi Darul A’mal. Sudah banyak alumni yang diterima di kampus-kampus terbaik, bahkan ada yang sudah menjadi dokter, menjadi dosen dan lainnya, dengan melalui beasiswa,” kata Sidiq Khusnan, Jumat, 31/1/2025.
Pria yang akrab disapa Gus Sidiq itu menjelaskan, pihaknya sudah sering menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi besar di Indonesia, bahkan luar negeri, guna melakukan tracing calon mahasiswa baru melalui program beasiswa.
MA Darul A’mal sebagai salah satu yayasan keagamaan Islam, berkomitmen memberi jaminan kualitas pendidikan terbaik, bagi siswa-siswi, pun alumni.
“Bagi siswa-siswi yang tidak diterima beasiswa, wajib kuliah di Institut Agama Islam Darul A’mal Lampung. Insya Allah manfaat dan berkah,” imbuhnya.
Sementara itu, Pengasuh Kunjungan Studi Tiru MA Darul A’mal di Ponpes Pendawa, Kiai Imam Syafi’i mengingatkan, para pelajar agar tidak terjerumus hal-hal negatif dalam pergaulan di era modern. Dia menyebut, lingkungan ponpes adalah tempat ideal bagi pemuda muslim.
“Jangan terbuai dengan pergaulan bebas remaja. Maka penting berkembang di lingkungan pondok pesantren, agar senantiasa dibimbing. Selamat datang di Ponpes Pendawa, atau disebut juga ponpes penerus dakwah Wali Songo,” paparnya.
Kesempatan yang sama, Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama Keagamaan Kementerian Agama RI, Ruchman Basori menjelaskan syarat bagi para siswa untuk mendapatkan program beasiswa.
Menurut dia, ada 4 hal yang harus dipenuhi, yakni ; TOEFL minimal 400, mahir bahasa Arab dan Inggris, sering latihan tes akademik dan memantau perkembangan informasi biasiswa.
“Kuncinya harus optimis dan berdoa, semoga senantiasa diberikan kemudahan agar siswa-siswi MA Darul A’mal diterima beasiswa di perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan mancanegara. Aamiin,” tandasnya.









