INDOPARAMETER.COM — Sebanyak 1.200 atlet renang dari berbagai kelompok umur ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Lampung 2025 yang digelar di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, dari tanggal 3 hingga 5 Oktober 2025. Ketua Umum Akuatik Indonesia Provinsi Lampung periode 2023-2027, Ade Utami Ibnu, mengatakan ajang tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus seleksi menuju kejuaraan tingkat regional dan nasional.
“Ada sekitar 1.200-an atlet yang mengikuti kejurda renang ini. Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk menjaring atlet dalam persiapan menghadapi Porwil hingga PON mendatang,” kata Ade saat pembukaan acara, Jum’at (3/10/2025).
Ade menjelaskan, kejurda mempertandingkan berbagai kelompok umur (KU) 9 hingga 18 tahun. Menurutnya, kompetisi ini menjadi wadah penting untuk menilai potensi serta hasil latihan para atlet selama ini.
“Kami berharap 1.200 peserta ini bisa tampil maksimal agar ke depan Lampung memiliki atlet renang unggulan untuk PON 2028 dan 2032,” ujar Ade yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung.
Ia menegaskan, dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung sangat dibutuhkan agar pembinaan atlet dapat berkelanjutan dan berorientasi pada prestasi nasional.
“Kami yakin dengan pembinaan yang tepat, para atlet Lampung mampu memberi yang terbaik bagi daerah dan bangsa. Bahkan, kami menargetkan lahir atlet emas Indonesia 2045 dari Lampung,” tegas Ade.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, mengapresiasi pelaksanaan Kejurda renang yang digelar oleh Akuatik Lampung tersebut.
“Ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi evaluasi sekaligus tolak ukur pembinaan atlet ke jenjang berikutnya. Kami harap kegiatan ini mampu melahirkan atlet andalan Lampung yang bisa menjaga nama harum daerah di level nasional,” kata Meiry.
Meiry menambahkan, Kejurda renang 2025 menjadi langkah strategis dalam meningkatkan prestasi olahraga Lampung, khususnya di cabang renang, menuju kejuaraan yang lebih besar. “Ini merupakan langkah penting menuju kejuaraan yang lebih besar, hingga PON,” tandasnya.
Dengan jumlah peserta yang melibatkan ribuan atlet muda, Kejurda renang 2025 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi olahraga air di Lampung serta memperkuat posisi daerah ini sebagai salah satu lumbung atlet potensial di Indonesia.
(*)









