Bandar Lampung -Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan mutu pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Dengan hadirnya guru-guru berkualitas di daerah 3T, proses belajar mengajar tidak hanya berjalan, tetapi juga lebih efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Pemerintah Provinsi Lampung optimistis, melalui penguatan kompetensi guru dan pemerataan tenaga pendidik, kualitas pendidikan akan semakin merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Lampung.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Pendidikan terus mendorong peningkatan kompetensi guru sebagai kunci utama perbaikan kualitas pendidikan. Ke depan, akan dilakukan penguatan kapasitas guru melalui program training of trainers (ToT) guna meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah.
Selain itu, Pemprov Lampung juga menjalankan program Lampung Mengajar yang menyasar sekolah-sekolah tertinggal.
Melalui program tersebut, sebanyak 120 guru ditugaskan ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) untuk membantu meningkatkan mutu pembelajaran.
Para guru ini digaji menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan anak-anak di wilayah terpencil mendapatkan hak pendidikan yang setara,” tegas Thomas Amirico.









