INDOPARAMETER – BANDARLAMPUNG, RSUD DR. H. Abdul Moeloek kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan terbaik melalui program inovatif PEWARI. Sosialisasi program ini digelar di lingkungan rumah sakit dan menghadirkan dr. Imam Ghozali, Sp.An, M.Kes, MKM sebagai narasumber utama. (23/5/2025)
PEWARI merupakan langkah nyata dari Direktorat Keperawatan dan Penunjang Medik RSUD Dr. H. Abdul Moeloek untuk meningkatkan mutu pelayanan rawat inap dengan mengedepankan kenyamanan, kemudahan, dan empati dalam melayani masyarakat. Program ini lahir dari kepedulian rumah sakit terhadap berbagai masukan masyarakat, sekaligus menjadi wujud respon cepat dan tanggap terhadap kebutuhan publik.
Dalam sambutannya, jajaran manajemen menegaskan bahwa RSUD Dr. H. Abdul Moeloek bukan hanya fokus pada kecepatan dan ketepatan layanan medis, tetapi juga pada kualitas komunikasi antar manusia. Melalui PEWARI, seluruh petugas—khususnya di lini depan—diberikan arahan agar menyampaikan informasi dengan bahasa yang santun, jelas, ringkas, empatik, serta menghargai latar belakang sosial budaya pasien.
Program ini juga memperkuat identitas RSUD Dr. H. Abdul Moeloek sebagai rumah sakit yang humanis, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan regulasi. Hal ini tercermin dalam kebijakan pelayanan berbasis KTP—tanpa mempermasalahkan status kepesertaan JKN—sehingga pasien cukup menunjukkan KTP untuk mengakses layanan. Sistem ini memungkinkan proses administrasi berjalan lebih efisien karena data JKN sudah terintegrasi dengan NIK pasien.
Selain itu, perbaikan SOP pelayanan tengah dilakukan secara menyeluruh agar sejalan dengan sistem terbaru. Prosedur pendaftaran kini lebih mudah dan cepat, serta petugas tidak diperkenankan menanyakan status pasien sebagai peserta BPJS atau umum karena status tersebut langsung terlacak melalui NIK yang tercantum di KTP.
Dalam pemaparannya, dr. Imam Ghozali menyampaikan pentingnya pelayanan yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga kuat secara emosional. “Kami ingin membentuk budaya kerja yang menghormati martabat pasien. RSUD Abdul Moeloek terus bergerak menjadi rumah sakit yang tidak hanya modern dalam teknologi, tapi juga hangat dalam sentuhan kemanusiaan,” tegasnya.
Sebagai bentuk implementasi konkret, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek telah menyusun tiga langkah lanjutan dari PEWARI, yaitu:
1. Perbaikan SOP Pelayanan, dengan penyesuaian terhadap kebijakan pelayanan terbaru berbasis KTP.
2. Briefing Fast Track Manners, pelatihan cepat bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan etika dan kesantunan dalam melayani.
3. Intervensi bersama Klinik Jiwa, melalui program penguatan self-leadership skill dan layanan terapi psikiatri/psikologi bagi petugas sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan mental mereka.
Sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh seluruh tenaga medis dan non-medis serta perwakilan rumah sakit mitra. Momen ini menjadi bukti bahwa RSUD Dr. H. Abdul Moeloek terus melakukan transformasi sebagai rumah sakit andalan masyarakat Lampung, yang siap menjawab tantangan zaman dengan inovasi pelayanan yang menyentuh hati dan memenuhi harapan.









