Indoparameter.com – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Hanifah, turun langsung ke tengah masyarakat Desa Gayau, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (14/2/2026). Kedatangannya bukan tanpa alasan. Ia menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (SPIP) ke-2 untuk mengingatkan warga agar tidak melupakan nilai-nilai dasar bangsa di tengah derasnya perubahan zaman.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu disambut antusias masyarakat. Warga dari berbagai kalangan memadati lokasi acara untuk mengikuti pemaparan mengenai pentingnya menjaga ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Hanifah menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan pedoman hidup yang harus terus dijaga dan diamalkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Pancasila harus terus kita jaga dan kita amalkan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Hanifah di hadapan warga.
Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks—mulai dari pengaruh budaya luar, arus informasi digital, hingga potensi perpecahan sosial—menjadi alasan penting mengapa nilai-nilai Pancasila harus terus diperkuat di tengah masyarakat.
“Kalau nilai Pancasila tidak kita pegang kuat, kita bisa mudah terpecah. Karena itu masyarakat harus tetap menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir dua narasumber yakni Ahmad Faizi dan Agustina Royani yang memberikan pemaparan mengenai penguatan wawasan kebangsaan.
Ahmad Faizi dalam materinya menekankan bahwa pemahaman terhadap Pancasila menjadi benteng utama menghadapi berbagai pengaruh negatif yang berpotensi merusak persatuan bangsa.
“Pancasila adalah tameng kita. Kalau masyarakat paham nilai-nilainya, maka pengaruh yang bisa memecah belah bangsa tidak akan mudah masuk,” ujarnya.
Sementara itu, Agustina Royani mengajak masyarakat untuk tidak hanya memahami Pancasila secara teori, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sikap saling menghargai hingga semangat gotong royong.
“Nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan gotong royong harus kita praktikkan langsung dalam kehidupan masyarakat,” kata Agustina.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Hanifah berharap masyarakat Desa Gayau semakin memahami bahwa Pancasila adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia juga mengajak warga untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara warga dan narasumber, menandakan tingginya minat masyarakat untuk memahami lebih dalam nilai-nilai ideologi negara tersebut.
(***)









