Bandar Lampung | Indoparameter.com – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan pembangunan daerah lima tahun ke depan akan difokuskan pada penguatan ekonomi desa, hilirisasi sektor pertanian, serta optimalisasi program nasional agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, mewakili Gubernur Lampung, dalam Sarasehan bertajuk “Lampung Mau Dibawa ke Mana?” yang digelar SMSI, JMSI, dan AMSI Lampung di Hotel Radisson Bandar Lampung, Senin (11/5/2026).
Ganjar mengatakan, program Desaku Maju menjadi strategi utama Pemprov Lampung untuk memastikan perputaran ekonomi tetap berada di desa.
“Program pusat harus tetap sejalan, tetapi nilai tambahnya harus bertahan di wilayah kita, khususnya di desa. Uangnya jangan lari ke kota,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan Lampung diarahkan pada penguatan sektor pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah. Strategi hilirisasi dinilai penting karena Lampung tidak mengandalkan sektor pertambangan.
Ganjar menyebut sejumlah indikator ekonomi Lampung menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,58 persen, tingkat kemiskinan turun menjadi 9,66 persen, inflasi tetap terkendali, dan tingkat pengangguran terbuka berada di bawah rata-rata nasional.
Untuk mendukung visi tersebut, Pemprov Lampung menjalankan sejumlah program prioritas, di antaranya penguatan ekonomi desa, ketahanan pangan, pemerataan pendidikan, stabilisasi harga kebutuhan pokok, peningkatan infrastruktur jalan, hingga pengembangan energi baru terbarukan.
Dalam forum yang sama, Kepala Bapenda Lampung sekaligus Kepala Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung, Saipul, menyampaikan bahwa Lampung menjadi salah satu daerah dengan perkembangan program MBG tercepat di Indonesia.
Meski demikian, ia menegaskan pengawasan terhadap standar dapur dan keamanan pangan akan terus diperkuat agar pelaksanaan program berjalan sesuai prosedur dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung









